[Late Post]
Pesan Ramadhan : Harus Saleh Sosial (juga)
Oleh : Fajar Subhi
.
Kini..
Engkau
telah melipir ditengah kerumunan suatu cipta
Kami
jamu engkau dengan begitu hangat
Hangat
itu..
Bagai
suasana di senja hari
Berwarna
jingga, yang begitu dekat rasa makna itu juga bersahaja
Ku ingat..
Tahun lalu ku begitu payah dalam menjamu engkau
Ayat-ayat yang ku baca tidak lebih
hanya sekadar baca
Tak mengilhami diri..
Bahkan, reaksi ku tiada bernilai di
mata-Nya
Ya, ku melakukannya, tapi lagi tiada
bernilai
Ku
tuliskan caraku di waktu senja ini
Disisi
matahari..
Ku
melihat banyak awan-awan yang asyik
Awan-awan
bertasbih, tiada jarang disambut dengan burung yang menari
Lagi,
pohon-pohon yang tegar beribadah pada-Nya
Ramadhan ini..
Begitu berkesan dari tahun sebelumnya
Rasa khidmat juang suatu massa demi
keadilan
Terbentuknya silaturrahim yang baru,
dan kurasa akan panjang umur
Asalkan, masing diantara kita saling
menanggalkan egoistika
Saling
menasehati, itu biasa, kawan..
Terlebih,
itu membangun dan mengingatkan akan amanahmu
Biarlah,
di arena saja kita saling bertarung
Tapi,
sungguh kita bersahabat diluar arena itu
Saling
senyum sapa, mengingatkan, dan bergerak atas kebenaran
Ramadhan kini menjadi saksi perjuangan kita, kawan
Pun, Allah
menjamin..
Bahwa ujian dari-Nya mampu kita jalani
Bermintalah agar dikuatkan dari
pada-Nya
Hakikinya, kita dicipta untuk
mengabdi dan memimpin bumi ini
Saleh secara ritual, seyogianya juga
saleh secara sosial
Selamat
tinggal..
(wahai)
Ramadhan, sungguh kali ini kesan bagi kami..
Semangat
juang, selalu, kawan
Saat
Ramadhan saja, kita bisa begerak massif
Tiada
alasan untuk tidak saling menyatu, demi keluarga besar yang satu
Sekali lagi, saleh ritual juga harus
saleh sosial
Romantisme kemarin menjadi gebu untukku,
mu dan kita
(Ditulis
pada tanggal 23 Juni 2017)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar